Monday, 5 September 2016

[TRIP] >>MALAYSIA<< DAY 1



Assalamu alaikum wr.wb.


Hai guys, lama tak posting, sekarang kembali lagi... yeah!

       
    Kali ini saya akan berbagi pengalaman ke Malaysia & Singapura (yeay, akhirnya ke luar negeri hahaha). Bagi yang suka jadi backpacker, mungkin ini bisa sedikit membantu. Ini trip pertama saya bersama Ibu dan 2 orang kakak. Perjalanan selama 6 hari, 24 - 29 September 2016.  Trip ini tanpa jasa tour & travel, melainkan perjalanan mandiri yang mengandalkan GPS, Google Maps, peta/jalur transportasi.
Dengan menggunakan penerbangan AirAsia yang saat itu lagi diskon. Makasih AirAsia! :D. Saat di bandara dan sudah masuk di gate-nya, minuman saya disita. Jadi, yang diterima yaitu botol maks. 110 ml. Disarankan ketika membeli alat mandi, sampo dan sabun semua botolnya dibawah 110ml. 

Day 1 (24/08/2016) :        

    

     Berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju bandara KLIA2 (Kuala Lumpur International 2). Jam pemberangkatan  11.55 am dan perjalanan menempuh waktu lebih 3 jam. Kami makan siang di pesawat, dan sudah diduga harganya mahal. *Saran : membawa sendiri bekal dari rumah, nasi kuning, dsb. Pesan 'chicken rice' dan 'nasi lemak' nya masing-masing 9.90 RM, ditambah air mineralnya 3 RM, belum dikali 4, totalnya 52 RM, entah mengapa dibayar 56RM, mungkin dikenakan pajak atau sebagainya.


 
Chicken Rice

Nasi Lemak



3 jam pun berlalu.......

       Ketika pesawat hampir mendarat, kita bisa melihat pemandangan Malaysia dari atas, subhanallah... kerennya!. Bangunannya teratur, lahan pohon sawitnya teratur, bersih dari atas dan tidak berantakan. 

          Tiba di KLIA2, langsung beli kartu DIGI 1GB harganya 35RM, kartu SIM yang direkomendasikan untuk internetan selama di MY, dan letak konternya berada didalam gedung bandara, berjalan sedikit sudah ketemu nih..

si kakak jadi model dulu yah

counter Digi


       Setelah itu kami pergi ke bagian imigrasi,  antrian di ‘foreign passport’. Barisannya panjang banget.. *Untuk passpor yang punya cover cantik sebaiknya dilepas, ada peraturan yang tertempel dan antriannya harus dibelakang garis kuning. Kami rencana naik taksi ke tempat penginapan.

       Ada dua pilihan, naik taksi (mahal) atau kereta (murah). Kalau taksi, langsung sampai ditempat tujuan. Naik kereta (11RM/adult seat), mesti turun lagi di stasiun. Selanjutnya cari konter taksi (masih di dalam bandara). Pesan taksi untuk 4 orang ke tempat penginapan, totalnya 75.10RM. Di KLIA2, ada beberapa level (lantai). Kami menuju ke level 1 dimana tempat taksi mengantri dengan rapi.  Keluar dari pintu level 1, seorang pria menghampiri, mungkin dia yang meng-handle bagian taksi. Karcis ada 3 lembar, satu dia robek, satunya dirobek sama sopir taksinya dan yang satunya lagi untuk disimpan.  Kurang lebih 1 jam sudah sampai di Sunshine Bedz Hostel. Check in jam 5pm. Kami berada di penginapan untuk 2 malam. 





       Waktu itu pesan untuk hari pertama, 1 private room (maks. 2 orang), ini kamar yang sudah dibooking dari awal. Ternyata yang diharapkan tidak bisa (didalam kamar private roomnya bisa 4 orang hahahah), jadi mesan lagi Female roomnya (maks. 6 orang). Jadi kami berempat pisah kamar hari pertama. Di female roomnya satu kamar sama turis. Ada yang dari Swiss dan Inggris. Untuk hari kedua, total penginapan untuk 2 hari 305 RM. Terus booking lagi untuk tgl 27-28 September, totalnya 304 RM. 
 
Deskripsi Sunshine Bedz versi Hiadhe :
  • Free wi-fi 
  • Tidak diperkenankan makan dan minum di dalam kamar.
  • Private Room sudah ada kamar mandi didalamnya, Female Room menggunakan kamar mandi umum.
  • Di Malaysia, lubang stok kontaknya berbeda dengan Indonesia. Kalau di MY colokan 3 lubang. *Saran : beli colokan sebelum berangkat.
    model colokan tiga, ada untuk kabel usbnya.
  • Didekat tempat tidurnya, disediakan colokan & lampu tidur. 
  • Bagusnya kamar mandi dibedakan, ada khusus mandi dan khusus buang air.
  • Disetiap kamar ada lokernya.
  • Bisa nge-print. Harganya 1RM/print. Caranya, dokumen yang mau diprint, dikirim terlebih dahulu melalui e-mail.
  • Ada sarapan paginya mulai jam 08.00-09.00 am. Sarapannya di bagian pantry. Disediakan dispenser khusus untuk air panas, gelas, piring, sendok, pemanggang roti, teh, kopi dan susu saset, jadi kita sendiri yang sediakan yang mana mau disantap (self-service). 
  • Tersedia kulkas umum. Jadi, makanan/minuman diberi label, terus tulis nama dan tanggalnya.
  •  Untuk yang mau meminjam loker diluar, itu disewakan 3RM/malam.. tidak disediakan gembok.  *Sarankan bawa gembok sendiri yah, waktu kakak beli di 7eleven 7RM=±24.500
  •  Untuk yang sekamar dengan orang yang mengorok (snoring), disewakan earplugs. 
  •  Kalau sudah check out, selimut dan handuknya ditaruh di keranjang yang disediakan.
  •  Ditembok lobbynya, banyak sumber informasi loh, mulai dari bagaimana cara ke bandara, peta malaysia, jalur kereta, dll.
  •    Ada perpustakaan mini dilantai dua.
lobby

salah satu lorong kamar

bagian pantry

       Setelah check in, kami istirahat sebentar. Sudah magrib atau sekitaran jam 7an kita ke Jalan Alor. Disana tempat makanan yang ramai dan bermacam hidangan disana. *kalau mencari makanan halal, mesti bertanya dan perhatikan kondisi dulu. Kalau di spanduknya ada tulisan halal & penlayannya memakai jilbab, silahkan singgah. Malam itu saya makan di Yah's Kitchen, makanannya lumayan enak &mengenyangkan. Yang saya suka itu sambal tumisnya. Pesan nasi goreng, 8RM/porsi + teh dingin yang manis 2RM.

at Yah's Kitchen on Jalan Alor

Nasi goreng + teh dingin manis

       Setelah makan, kami balik ke penginapan. Disepanjang jalan penginapan-Jalan Alor banyak tempat makan, money changer, penjual pakaian, kaos kaki eceran, dan pernak pernik. Dekat penginapan ada stasiun monorail Bukit Bintang, jadi mudah pulang pergi transportasinya.

^^ Rekomedasi buat teman yang mau traveling ke Malaysia, saya sarankan ke Sunshine Bedz Hostel. Dekat dengan money changer, tempat makan di Jalan Alor, halte GoKL, stasiun monorail Bukit Bintang, dan banyak toko sepanjang jalan. ^^





Load disqus comments

0 comments